Saat baca novel keren ini aku jadi terkenag sesorang, sampai saat ini aku masih mengenang dia dalam hati ku meski sesungguhnya utuk itu sudah tak boleh lagi karena dia sudah di miliki orang lain. serius novel ini bikin aku inget sama dia kelakuannya meskipun dia tidaksuka sastra seperti tokoh yang adadi novel tapi aku merasa dia seperti tokoh dalam novel ini kelakuannya, bandelnya sikap nya hampir semua sama ya Allah Astagfiruallah aku malah inget terus ama dia semakin aku baca semua jelas gambaran dia di pkiran aku,
aku masih inget waktu dia nelpon aku pas piala dunia mungkin ini 4 thn lalu aku bilang "sudah tutup telponnya kalo lagi nonton"
"g ah g boleh di tutup"
"knp???"
"pokonya jangan "
"y udah,,, "
aku lagi makan sam temen2 di tempat kosan karena waktu itu aku sudah bekerja,
aku bisa mendengar suaranya bagai mana dia tertawa bersama teman temannya di sebrang sana, lalu bagaimana dia bersorak,,,,
lalu aku ingat saat pertama kali aku menerima telponnya setelah 3 tahun kami tak bertemu
"hei,,, arvi y"
"maaf ini siapa?"
saat itu aku baru pulang dari bogor
"ini bener arv?"
"iy..."
sebenarnya baru mendengar suaranya aja aku sudah kenal ini pasti dia
"ini.... Qinta"
deg bener ini dia, aku g tau harus ngomomng apa
"Qinta mana y,,,"
"oh udah lupa y..... Qonta temannya Dara.."
"Dara.... tunggu...? " aku sengaja pura pura lupa
"masa lupa yang dulu suka jailin kamu,yang paling riweh di kelas yang kamu pernah marah-marah"
"oooohhhh.... iy ingeet"
"hmmmm baru inget,..."
"heheh gimana kabarnya?"
"baik kamu gimana kabrnya?"
"baik dapet no aku dari mana?"
"dari aroel... temen kamu"
"ooh emang ketemu dmana sama aroel?"
"di depan rumah nya kan rumah aku deket sama dia"
"oh iy..."
semenjak itu dia jadi seing nelpon aku kadang malem kadang siang pokonya g ada hari tanpa dia, tapicuma nelpon sih.... dan kalo dia g nelpon aku jadi sedih, kadang aku yang coba nelpon dia, malu sih tapi pengen,,
banyak yang kamiobrolin tentang sekolah tentanga kerjaan ato tetang dia yang dulu bandel, sebenarnya dia anak yang pinar bahakan mungkin lebih dari aku hapalannya bagus tapi sayang dia sukannya gabung sama anak2 berandlan, dia cerita dulu aku galak katnya makanya g berani ngedeketin padahal aku galak apa.. kata dia aku suka marah marah kalo dia sama temen temannya pada nyanyi nyanyi de kelas, ya pastilah siapa juga yang g marah orang yang lain pada nyatet dia malah berisik
siang itu yang harus di tulis banyak banget anak anak coeo bukannya nulis malah mukul mukul bangku (tatalu) sambil nyanyi2 g karuan aku g tahan lagi aku bangun dari bangku
"berisik ih,, pada nulis gera..!!!"
mereka semua diem ngeliatin aku tapi tu hanya sesat setelah itu mereka berisik lagi
kalo inget aku jadi ketawa sendiri, apa iy aku galak perasaan aku baik banget heheheh g kebayang wajah aku waktu itu pasti serem bgt ampe dia masih inget dan bilang aku galak,
"Vi aku seneg bisa nelpon kamu, bisa komunikasi,"
"aku juga seneng eh gimana temen2 yang laen?"
"g tau "
"ko g tau?"
"soalnya aku kan cuma komunikasinya sama kamu ja temen cwe ya?"
"masa sih? knp"
"g tau ya,,, pengen aja "
itu bikin aku seneng aku jadi penasran sama seseoran cwe dulu katanya dia suka sam Qinta
"eh Qin inget sama Rani "
"Rani mana?"
"itu yang kelas B"
"hmmmm mana y?"
"ih masa lpa rani yang katanya suka sama kamu"
"ooohh itu inget inget"
"kamu suka sama dia?"
"ih enggk,,,""masa?"
"iy.. kata orang sih dia yang suka sama aku tapi aku nya enggk"
"kenapa?"
"g apa2 males aja,,"
"tapi sempet punya pacr waktu sekolah dulu?"
"iy sch cuma bentar"
"oh sama siapa?"
"adik kelas"
"ko bentar"
"abis dulu sch g kepikiran pacaran pengennyaa maen aja sama temen temen"
"ooooh"
"knp?"
"enggk"
kenapa ya aku jadi seneng denger dia ngomomng gitu, sebenarnya aku denger gosip ini dari ares salah satu temen ku yang dudukdi kelas B, katanya ada yang suka sama Qinta namanya rani, tapi Qinta g suka, malah takut soalnya rani suka kesurupan, ah masa sih aku tanya emang ares kata siapa ares bilang kata Qinta sendiri, berartikalo ran normal normal aja Qinta bisa suka dong, hiks hiks aku menangis dalam hati, aku penasaran lalau ku tanya langsung pada orangnya dia malah balik nanya bukannya arvi yang pacarnya Qinta, oh my god aku sekarang baru ikir kenapa dulu bisa bisanya aku nanya gitu y ke dia??? ko aku berani bgt, terus pas aku udah lulus dan masuk SMK aku ketemu temun rani yang lain namanya erni, "eh vi masuk sisni jua"
"iy er..." aku dan erni ngobrol ngobrol banyak tiba tiba dia nanyai Qinta
"eh Vi sekarang Qinta sekolah dimana?"
"g tau,, eh kenapa naya ke aku?"
"masa g tau kamu kn pacarnya?"
"hah,,,, bukan bukan"
"masa sih?"
"iy ko bukan sejak akapan aku paaran sama Qinta"
"tapi ata orang orang kamu pacar Qinta"
"wah gosip dari mana tuh? bukan ko"
aku g nyangka orang orang begosip kaya gt, tapi serius aku g tau Qinta sekolah dmn dan aku pengen tau Qinta sekolah dimana waktu itu, dan g pernah ada kabar sedikit puntentang Qinta, eh aku juga jadi inget waktu pengayaan aku sebangku sama dia tapi dia seka pindah tempat duduk aku jadi sedih, besoknya pas istirahat ku lihat dia asik ngobrol berdua sama nak perempuan kelas lain yang sering duduk sebangku pas pengayaan sama dia, sebenarnya aku kesel sih tapi apa hak ku toh dia bukan siapa2aku, y aku jalan aja erus ngelewatin mereka eh yang cwe malah bilang gini
"Vi Qinta nya kua pinjem dulu y jangan marah"
loh ko dia dia bisa bisanya ngomomng gt? aku kaget sekaligus sneh ko bisa dia ngomong gitu aku kikuk
"hmmmmm ko ngomong gt sok aja lagi"
lalu akua pergi k dia ngomong gt di samping dia kn ada Qinta, Qinta cuma senyum pas anak itu ngomong gt ke aku, aneh....
oh iy aku inget waktu itu anak anak cwo yang lain nagajak Qinta bolos pengayaan nagajak kabur trus aku sama lila berusahha mencegah lila itu teman aku temen deket di kelas selain anak geng aku
"Qinta mau bolos y"
"heheheh "
"ih jangan bolos dong bentar lagi ujian"
"ah guru nya galak sekali ini doang ko"
"ih Qinta kasiah si mamah nya udah bayarin uang pangayaan"
aku g nyangka bisa ngomong gt ke dia
"Ayooo Qin"
kata temen temen dia, lalu dia lari keluar aku yakin dia pulang
"udah Vi biarin aja" lila berusaha menghiburku, lila adlah salah satu temen di kelas yang tau aku suka Qinta
aku hanya diam di kelas, lalu aku tidur tiduran di atas kursi jam menunjukan 14.55 itu artinya 5 menit lagi kelas akan dimulai tapi Qinta g ada, lalu tiba tiba aku denger ada suara tatalu sama nyanyi2 itu khas Qinta pas aku bangun ternyata beneran dia, aku g tau dia g pulang karena denger ucapan aku ato enggk tapi au seneng meskipun dia duduk sama anak cwe yang di kelas D bukan sama aku, aku liat temen eennya mah pada kabur dan aku seneng bgt
lalu peranah satu hari Qinta datang kesekolah pake sepeda dan waktu itu waktu pelajaran tambahan berhubung rumah Qinta memang deket sama sekolah, aku waktu itu sedang beli es sama lila, dia bermain sepeda kesana kemari terlihat senang, di tempat aku beli es ada ane dan ajeng meraka pada enegen minjem sepada Qinta
"Qin minjem dong bentar aja..... "
"enak aja... "kata Qinta sambil berlalu "
"kenapa sih Qin pelit,,"
"ah bisi rusak..."
lila berbisik pada ku "Qinta bawa sepeda ka sakola "
"iy... pengen pinjem nya"
"enggk ah sok aja lila"
dan aku diem ja ngeliatin, mereka berdua merenek rengek tapi Qinta g ngasih lalu aku dan lila pergi kekelas lagi g tau nya Qinta udah ada di depan gerbang sekolah sama temn temannya dan saat itu salah seorang temennya berteriak pada ku "
"Vi........ !"
di situ ada Qinta "apa?"
"mau naik sepeda g? "
"enggk ah makasih "
"iye cek si Qinta ntr di bonceng"
apa... ah aku g percaya "hei Vi... "
dia manggil lagi
"apa?"
"beneran cenah"
"ah bentar lagi masuk" sekilas ku lihat wajahQinta dia tersenyum
ah Qinta Qinta bikin aku GR aja,,, cwe kan gampang GR nya...
Kamis, 03 Juli 2014
Senin, 09 Juni 2014
Aku selalu berusaha untuk memperbaiki diriku sendiri namun semua itu kandas hanya karena kebodohan ku, ya Allah maaf kebodohan ku dan ketamakanku aku berusaha selalu berusaha untuk memperbaiki segalanya, mengumpulkan apa yang aku tak punya saat ini, berusaha mendewasakan jiwa yang masih asik tenggelam dalam khayalan masa kecil yang tak punya aku membaca setatus teman ku dalam sosmed masihkah Allah mengampuni setelah berbuat dosa lalu ada yang coment "janganlah berputus asa dari rahmat Allah" rasanya itu sedikit meringankan risaunya hatiku, aku takut Allah tak lagi akan mendengarkan permohonan Ampun ku?? lalu bagaimana??? saat Allah tak mengampuni ku aku akan lari kemana??? tak ada satupun tempat di dunia ini yang bukan milik Allah semua berada dalam genggaman nya, lalu bagaimana dengan usaha ku, tidak itu belum cukup.. ya Allah aku tak ingin engkau tinggalkan aku ingin selalu bersama Mu,,aku akan berusaha karena waktu ku masih panjang walaupun tak tau sampai kapan namun selama nafas masih berhembus berarti masih di beri kesempatan.
Selasa, 03 Juni 2014
Bag 2 mutiara
membuka mata ku lebih lebar merasakan sejuknya udara pagi lewat jendela kamar kos ku, namun tak mempu menghilangkan bayangan ku tentang Calvin, apadia benar benar benci aku??? yah sudahlah i dont care memikirkan hidupku saja sudah cukup sulit sekarang harus memikirkan orang lain sungguh terlalu, setiap pagi sebelum berangkat ke kampus aku selalu mampi ke tempat bu rahman untuk mengambil kue yang selalu ku jual di kampus karena hasilnya lumayan bisa untuk menyambung hidup di perantauwan,
tekad ku sudah bulat aku ingin kuliah dan mendapatkan gelar sarjana walau pun kedua orangtua ku bilang mereka tak sanggup kalau untuk mengkuliahkan ku, tapi dengan segala tekad membara aku pergi ke kota ini untuk bisa melebarkan sayap ku, walaupun hanya berbekal doa dan beberapa lembar uang seratus ribuan hasil ibuku menjual satu satunya TV di rumah uang hasil keringat bapak selama sebulan namun aku janji akan mengembalikan uang ini berkali kali lipat, ibu memeluk ku erat sedangkan bapak mengusap kepalaku,
"jangan lepas jilbab mu nak" ibu berbisik lirih di telinga ku
"ingat jangan lepas dari wudhu dan Alquran" itu wejangan bapak lalu bapak masuk kerumah hanya singkat namun begitu padat, wrjangan itu terpatri kokoh dalam hatiku, aku melangkah keluar dari rumah dengan semangat 45 BANDUNG BERSIAP SIAPlah untuk anak bansa mu yang satu ini....
sebenarnya keluarga ku bukan keluarga yang kental dengan agama dan tak pernah ada paksaan untuk mengenakan hijab atau tidak, keinginan berhijab itu datang begitu saja dan aku merasa lebih cantik bila berhijab itu saja, lalu aku mulai berpikir kalau aku hanya akan mencintai dan memberikan rasa sayang ku untuk suami ku kelak hahahhah..... umur berapa sih aku sebenarnya???
kadang aku bekeliling setip kelas untuk menjajakan makanan ku tanpa ragu dan takut aku melangkah mungkin mereka semua heran bisa bisanya adak yang berdagang di kampus but no problem yang penting dagangan ku habis dan aku bisa makan, kadang aku membantu mengetikan makalah teman teman ku pokonya apapun asal halal karena kalau mengandalkan bapak dan ibu rasanya tak mungkin mereka juga masih harus membiayai sekolah adik ku, . semangaaaaaaaaaat
tekad ku sudah bulat aku ingin kuliah dan mendapatkan gelar sarjana walau pun kedua orangtua ku bilang mereka tak sanggup kalau untuk mengkuliahkan ku, tapi dengan segala tekad membara aku pergi ke kota ini untuk bisa melebarkan sayap ku, walaupun hanya berbekal doa dan beberapa lembar uang seratus ribuan hasil ibuku menjual satu satunya TV di rumah uang hasil keringat bapak selama sebulan namun aku janji akan mengembalikan uang ini berkali kali lipat, ibu memeluk ku erat sedangkan bapak mengusap kepalaku,
"jangan lepas jilbab mu nak" ibu berbisik lirih di telinga ku
"ingat jangan lepas dari wudhu dan Alquran" itu wejangan bapak lalu bapak masuk kerumah hanya singkat namun begitu padat, wrjangan itu terpatri kokoh dalam hatiku, aku melangkah keluar dari rumah dengan semangat 45 BANDUNG BERSIAP SIAPlah untuk anak bansa mu yang satu ini....
sebenarnya keluarga ku bukan keluarga yang kental dengan agama dan tak pernah ada paksaan untuk mengenakan hijab atau tidak, keinginan berhijab itu datang begitu saja dan aku merasa lebih cantik bila berhijab itu saja, lalu aku mulai berpikir kalau aku hanya akan mencintai dan memberikan rasa sayang ku untuk suami ku kelak hahahhah..... umur berapa sih aku sebenarnya???
kadang aku bekeliling setip kelas untuk menjajakan makanan ku tanpa ragu dan takut aku melangkah mungkin mereka semua heran bisa bisanya adak yang berdagang di kampus but no problem yang penting dagangan ku habis dan aku bisa makan, kadang aku membantu mengetikan makalah teman teman ku pokonya apapun asal halal karena kalau mengandalkan bapak dan ibu rasanya tak mungkin mereka juga masih harus membiayai sekolah adik ku, . semangaaaaaaaaaat
Senin, 02 Juni 2014
bag 1 ancaman
sore ini udara terasa panas matahari sepertinya belum mau beranjak pulang warna orangenya memenuhi langit membuat aku harus menutupkan buku di depan mataku agar dapat melihat jalan dengan jelas karena sinar mentari kali memantul dari jalanan, aku dan teman - teman ku baru saja pulang kuliah pelajaran sore rasanya lelah dan ingin cepat sampai ke kosan namun beginilah nasib perantau yang kere, tak punya sepeda, motor atau apalagi mobil yang bisanya cuma nunggu angkutan umum di pinggir jalan, karena bersama teman teman menunggu angkot pun jadi momen menyenagkan biasa nya aku nunggu di pinggir jalan sambil ngobrol dan bercanda untuk mengusir kejenuhan
suaranya sudah terdengar dari kejauhan namun masih belum jelas dari mana arahnya namun kita semua sudah tau kalo suara ini adalah suaran tekanan ban mobil sport yang di tekan sangat keras suara gas nya terdengar semakin jelas dengan sekejap mobil sport berwarna merah itu melaju begitu kencang tepat kearah aku dan teman-teman ku berada namun dengan sigap aku mendorong teman teman ku kami pun tersungkur, mobil itu berhenti beberapa meter dari kami.
dan tak bisa aku percaya mobil itu seperti sengaja berusaha mencelakai kami
" gila tu mobil "
"gima kalo kita benar bena tertabrak"
teman teman ku terus mengomel, aku benar-benar marah berani beraninya dia mencelakai aku dan teman-teman ku , aku langsung bangun dan mendekati mobil itu
"mut lo mau kemana?"
"gue mau tau siapa oranag gila yang bawa mobil itu"
"jangan mut kaya dia lagi mabok"
aku terus berjalan tanpa menghiraukan teman teman ku, ku ketuk mobili itu samapai orang nya membukakan kaca mobilnya, dan yang peling mengejutkan adalah .....
Dia adalah Calvin anak borju kampus kami ayah nya adalah seorang notaris besar sementara ibu nya adalah seorang dokter sekaligus direktur sebuah rumah sakit swasta yang di buat oleh yayasan yang didirikan oleh keluarganya dan aku tak ingin berurusan dengannya.
tapi aku sudah sampai disepannya dan tak mungkin bebalik badan dia keluar dari mobilnya berdiri tepat di hadapan ku postur tubuhnya lebih tinggi 10 cm dari ku yah sekitar 178cm badannya tak gemuk dan juga tak kutus rambutya lurus dengan bagian depan sedikiy menyentuh dahinya hidungnya mancung namun saat ini mata merah dengan genangan air di sudut matanya apa dia menangis? ah mana mungkin
"oh jadi kamu yang tadi mau nabrak aku?"
dia tak menjawab pertanyaan ku dan itu yang membuat aku takut, aku ingin berlari tapi tatapannya seperti mengunci ku, aku berusaha mencari arah untuk melarikan diri
"mau kemana?"
dia menarik tangan ku jantungku berdegup kencang ku kibas tangannya
"apa maksud kamu bawa mobil kaya tadi, aku sama temen teman aku hampir aja tertabrak.."
"aku cuma mau nyingkirin lalat doang, yang ngeganggu pemandangan"
kuarang ajar...
"apa kamu bilang lalat? kamu pikir aku sama temen2 aku lalat?"
dia tersenyum sinis
"denger y aku bisa laporin kamu kepolisi"
"coba aja kalo bisa" dia malah nantang
"siapa bilang aku g bisa, aku ga takut sama kamu"
"bagus kalo kamu g takut sama aku, tapi mending kamu segera pergi dari hadapan aku "
"aku emang mau pergi ko"
"pergi dari kampus" aku langsung diam hati ku panas mata ku pun mulai panas tapi aku terus menahan airmata ku,tatapan nya semakin dingin
"kenapa aku harus pergi dari kampus"
"karna kamu menghalangi pemandangan"
"kenapa g kamu aja yang pergi" dia diam
"aku pengen kamu yang pergi, aku g suka liat kamu di kampus, di semua tempat, atau bahkan di kota ini"
aku diam tak bisa bicara lagi apa dia benar benar benci pada ku??? itu yang ingin aku tanyakan
mata nya merah lalu air mata jatuh di pelupuk mata nya,aku kaget Calvin kenapa kau menangis? aku bertanya tanya ada apa dengannya dia segera masuk kemobilnya dan berlalu dari hadapan ku
suaranya sudah terdengar dari kejauhan namun masih belum jelas dari mana arahnya namun kita semua sudah tau kalo suara ini adalah suaran tekanan ban mobil sport yang di tekan sangat keras suara gas nya terdengar semakin jelas dengan sekejap mobil sport berwarna merah itu melaju begitu kencang tepat kearah aku dan teman-teman ku berada namun dengan sigap aku mendorong teman teman ku kami pun tersungkur, mobil itu berhenti beberapa meter dari kami.
dan tak bisa aku percaya mobil itu seperti sengaja berusaha mencelakai kami
" gila tu mobil "
"gima kalo kita benar bena tertabrak"
teman teman ku terus mengomel, aku benar-benar marah berani beraninya dia mencelakai aku dan teman-teman ku , aku langsung bangun dan mendekati mobil itu
"mut lo mau kemana?"
"gue mau tau siapa oranag gila yang bawa mobil itu"
"jangan mut kaya dia lagi mabok"
aku terus berjalan tanpa menghiraukan teman teman ku, ku ketuk mobili itu samapai orang nya membukakan kaca mobilnya, dan yang peling mengejutkan adalah .....
Dia adalah Calvin anak borju kampus kami ayah nya adalah seorang notaris besar sementara ibu nya adalah seorang dokter sekaligus direktur sebuah rumah sakit swasta yang di buat oleh yayasan yang didirikan oleh keluarganya dan aku tak ingin berurusan dengannya.
tapi aku sudah sampai disepannya dan tak mungkin bebalik badan dia keluar dari mobilnya berdiri tepat di hadapan ku postur tubuhnya lebih tinggi 10 cm dari ku yah sekitar 178cm badannya tak gemuk dan juga tak kutus rambutya lurus dengan bagian depan sedikiy menyentuh dahinya hidungnya mancung namun saat ini mata merah dengan genangan air di sudut matanya apa dia menangis? ah mana mungkin
"oh jadi kamu yang tadi mau nabrak aku?"
dia tak menjawab pertanyaan ku dan itu yang membuat aku takut, aku ingin berlari tapi tatapannya seperti mengunci ku, aku berusaha mencari arah untuk melarikan diri
"mau kemana?"
dia menarik tangan ku jantungku berdegup kencang ku kibas tangannya
"apa maksud kamu bawa mobil kaya tadi, aku sama temen teman aku hampir aja tertabrak.."
"aku cuma mau nyingkirin lalat doang, yang ngeganggu pemandangan"
kuarang ajar...
"apa kamu bilang lalat? kamu pikir aku sama temen2 aku lalat?"
dia tersenyum sinis
"denger y aku bisa laporin kamu kepolisi"
"coba aja kalo bisa" dia malah nantang
"siapa bilang aku g bisa, aku ga takut sama kamu"
"bagus kalo kamu g takut sama aku, tapi mending kamu segera pergi dari hadapan aku "
"aku emang mau pergi ko"
"pergi dari kampus" aku langsung diam hati ku panas mata ku pun mulai panas tapi aku terus menahan airmata ku,tatapan nya semakin dingin
"kenapa aku harus pergi dari kampus"
"karna kamu menghalangi pemandangan"
"kenapa g kamu aja yang pergi" dia diam
"aku pengen kamu yang pergi, aku g suka liat kamu di kampus, di semua tempat, atau bahkan di kota ini"
aku diam tak bisa bicara lagi apa dia benar benar benci pada ku??? itu yang ingin aku tanyakan
mata nya merah lalu air mata jatuh di pelupuk mata nya,aku kaget Calvin kenapa kau menangis? aku bertanya tanya ada apa dengannya dia segera masuk kemobilnya dan berlalu dari hadapan ku
Kamis, 01 Mei 2014
HITAM PUTIH
Inilah kenyataanya setiap orang di Dunia ini memiliki dua sisi ini dan tak ada satupun yang dapat memungkirinya, dan hanya Allah SWT lah yang mampu menutup atau membuka sisi lain dari setiap manusia,
mau di apakan lagi semua oarng memiliki keperibadiannya sendiri kadang baik kadang juga buruk itulah sifat alami manusia, seperti halnya Yin dan Yang, atau sisi putih seperti malaikat atau sisi gelap seperti Setan itulah manusia, semua itulah yang akhirnya di jawab oleh sebuah hadis Rasuluallah SAW yang berbunyi "orang yang paling kuat adalah orang yang bisa melawan hawa nafsunya " dan hawa nafsu itu muncul dari dalam diri manusia itu sendiri, karena sesuai dengan fakta yang paling sulit adalah melawan diri sendiri karena di sinilah titik kelemahan manusia, setan sangat senang bermain main dengan yang mananya perasaan manusi dia meracuni lalu mengotori manusia banyak yang berkata "mau gimana lagi kan udah suka, toh mukin ini sudah takdir, manusiakan mahluk yang lemah," inilah yang selalu di jadikan temeng setiap orang untuk membenarkan perbuatannya bukankah dalam Al-Qur'an sudah jelas "jika tak bisa menahan makan hendaklah bepusa" itu trik jitu nya,
sepintar pintar pintarnya tupai memanjat pasti jatuh juga, atau sepandai pandainya bangkai di sembunyikan akhirnya pasti akan tercium juaga, begitulah pepatahnya...
tanpa kita sengaja dan tanpa kita tau tiba-tiba saja aib yang kita tutup tutupi terbongkar itu adalah cara Tahan myadarkan kita sebagai umatnya, mungkin memang itu manusiawi namun itu tak membenarkan kita untuk melakukan perbuatan keji bukan???
yuk sebelum waktu kita habis sebelum nafas kita terhenti perbaiki diri kita,
kita memang tak sesemputna Malaikat
juga tak sepandai Nabi dan Rasul
namun kita adalah mahluk-Nya yang Ia cintai
Ia memberi kita bekal dan petunjuk untuk memperbaiki diri
jangan sia-siakan ,,,,
jika diri berlumur Dosa dan Nista
namun saat pulang kembali menghadapnya
harus Bersih dan Suci
mau di apakan lagi semua oarng memiliki keperibadiannya sendiri kadang baik kadang juga buruk itulah sifat alami manusia, seperti halnya Yin dan Yang, atau sisi putih seperti malaikat atau sisi gelap seperti Setan itulah manusia, semua itulah yang akhirnya di jawab oleh sebuah hadis Rasuluallah SAW yang berbunyi "orang yang paling kuat adalah orang yang bisa melawan hawa nafsunya " dan hawa nafsu itu muncul dari dalam diri manusia itu sendiri, karena sesuai dengan fakta yang paling sulit adalah melawan diri sendiri karena di sinilah titik kelemahan manusia, setan sangat senang bermain main dengan yang mananya perasaan manusi dia meracuni lalu mengotori manusia banyak yang berkata "mau gimana lagi kan udah suka, toh mukin ini sudah takdir, manusiakan mahluk yang lemah," inilah yang selalu di jadikan temeng setiap orang untuk membenarkan perbuatannya bukankah dalam Al-Qur'an sudah jelas "jika tak bisa menahan makan hendaklah bepusa" itu trik jitu nya,
sepintar pintar pintarnya tupai memanjat pasti jatuh juga, atau sepandai pandainya bangkai di sembunyikan akhirnya pasti akan tercium juaga, begitulah pepatahnya...
tanpa kita sengaja dan tanpa kita tau tiba-tiba saja aib yang kita tutup tutupi terbongkar itu adalah cara Tahan myadarkan kita sebagai umatnya, mungkin memang itu manusiawi namun itu tak membenarkan kita untuk melakukan perbuatan keji bukan???
yuk sebelum waktu kita habis sebelum nafas kita terhenti perbaiki diri kita,
kita memang tak sesemputna Malaikat
juga tak sepandai Nabi dan Rasul
namun kita adalah mahluk-Nya yang Ia cintai
Ia memberi kita bekal dan petunjuk untuk memperbaiki diri
jangan sia-siakan ,,,,
jika diri berlumur Dosa dan Nista
namun saat pulang kembali menghadapnya
harus Bersih dan Suci
Selasa, 29 April 2014
Ironis
mungkin ini hanya pendapat ku saja yang agak lebay dan kolot namun dalam benak ku, sebuah pernikahan itu adalah babak kehidupan yang nantinya akan di bawa sampai di hadapan Tuhan kelak, pasangan kita adalah teman sejati seumur hidup kita, maka jangan sampai sia-siakan dan jangan samapi menyakiti pasangan hidup kita, jangan ada rahasia karena suami adalah milik isrti dan isrti adalah milik suami. setiap saat berusaha memelihara rasa cinta dan kasih sayang kearena ini adalah kehidupan kita yang akan kita jalani SELAMANYA....
pernikahan adalah sebuah kisah
yang ingin aku tulis dengan indah
dengan segala onak durinya,
dengan segala manis dan sejuknya rasa cinta ,
bersama berdua berlayar dalam lautan cinta
penuh dengan keimanan
ke istiqomahan
yang berlandaskan agama,
pernikahan adalah tempat kita mendidik diri kita
untuk bisa berbagi utuk bisa saling mengerti dan saling menjaga,
pernikahan adalah tempat yang indah untuk beribadah
jangan sampai pernikahan menjadi sebuah mimpi buruk yang akan di sesali, yang akan kita ceritakan dengan emosi, lalu saling membenci dan jadi catatan buruk dalam kehidupan, betapa sedih dan ingin menangisnya saat melihat sebuah keluarga yang tak dapat tersenyum saat lebaran, yang tak pernah makan bersama di satu meja, padahal mereka berada dalam satu rumah namun rumah itu terasa kosong , hampa satu samalain tak selaing mengenal Why????
TIDAK, JANGAN karena Allah telah menyelipkan rasa kasihsayang dan cinta di setiap dada manusia agar manusia merasakan manisnya hidup, karena Allah telah mencipkan setiap manusia itu berpasang pasangan agar merasa tentran dalam hidupnya..
Jumat, 25 April 2014
Dua Dunia
Tepatkah kata ini???
yah mungkin itulah yang tepatnya aku alami, aneh memang aku ini karena aku pun tak mengerti seperti apa diriku ini, kadang aku selalu menciptakan dunia ku sendiri dengan segala fantasi yang memenuhi pikiran ku, kadang aku ingin melarikan diri dari dunia nyataku lalu ingin terjun bebas kedunia khayalanku sendiri, bahkan terkadang dunia khayaku lebih kuat dari dunia nyataku,
semua yang aku pikirkan seperti semua keinginanku, sampai aku membuat detailnya sedemikian rupa, kadang saat aku menciptakan kesedihan maka air mataku mengalir begitu saja, atau saat aku ingin mengkhayal hal yang lucu, maka aku selalu tertawa sendiri, atau aku mengkhayal perasaan jatuh cinta maka jantung ku ikut bergetar, yah aku memang aneh sampai sekarang aku masih belum bisa menemukan apa sebenarnya yang terjadi pada diri ku ini, atau apa obat untuk menyembuhkannya, atau mungkin sebenarnya aku tak mau sembuh, aku ingin terus seperti ini???
namun kalau terus seperti ini mana mungkin aku bisa hidupnormal apa jangan jangan aku bisa gila nantinya AstaghfiruAllah semoga Allah senantiasa melindungi aku dari segala penyakit,
aamiin
yah mungkin itulah yang tepatnya aku alami, aneh memang aku ini karena aku pun tak mengerti seperti apa diriku ini, kadang aku selalu menciptakan dunia ku sendiri dengan segala fantasi yang memenuhi pikiran ku, kadang aku ingin melarikan diri dari dunia nyataku lalu ingin terjun bebas kedunia khayalanku sendiri, bahkan terkadang dunia khayaku lebih kuat dari dunia nyataku,
semua yang aku pikirkan seperti semua keinginanku, sampai aku membuat detailnya sedemikian rupa, kadang saat aku menciptakan kesedihan maka air mataku mengalir begitu saja, atau saat aku ingin mengkhayal hal yang lucu, maka aku selalu tertawa sendiri, atau aku mengkhayal perasaan jatuh cinta maka jantung ku ikut bergetar, yah aku memang aneh sampai sekarang aku masih belum bisa menemukan apa sebenarnya yang terjadi pada diri ku ini, atau apa obat untuk menyembuhkannya, atau mungkin sebenarnya aku tak mau sembuh, aku ingin terus seperti ini???
namun kalau terus seperti ini mana mungkin aku bisa hidupnormal apa jangan jangan aku bisa gila nantinya AstaghfiruAllah semoga Allah senantiasa melindungi aku dari segala penyakit,
aamiin
Langganan:
Postingan (Atom)



